Meski telah memiliki sistem yang kompleks dan terintegrasi, tetap saja situs judi online terbesar sekalipun patut mewaspadai eksistensi dewa judi. Disebut dewa judi lantaran orang-orang ini mampu menguasai penghitungan matematis yang ada pada sistem perjudian. Hal ini tentu berbahaya dan akan menimbulkan kerugian bagi pihak bandar judi.

Terkait dewa judi, permasalahan ini sebenarnya telah berulang kali diangkat ke layar lebar. Namun tak banyak yang tahu bahwa para dewa judi ini tak hanya ada di film semata, beberapa hadir dalam dunia nyata. Tentu dengan kasus dan taksiran kerugian bandar yang berbeda-beda. Seberapapun kerugiannya, semua sepakat bahwa keberadaan dewa judi hanya akan merugikan.

Hal ini didasari keyakinan bahwa dewa judi bisa merusak segala tatanan yang ada. Bayangkan jika ada seseorang yang bisa membobol sistem dalam situs judi online. Bisa dipastikan bahwa orang tersebut memiliki kemungkinan besar untuk mengisi seluruh lot kemenangan hingga tak tersisa bagi yang lain.

Sistem Perjudian Online Vs Offline

Dahulu sistem perjudian hanya bisa dilakukan secara konvensional dimana pemain mendatangi bandar dan bertaruh secara langsung. Kini cara tersebut mulai tergeser dengan hadirnya beberapa situs judi online terbesar yang menawarkan cara simpel dan mudah untuk bertaruh. Kedua jenis judi ini memiliki mekanisme yang berbeda dalam menetapkan pemenangnya.

Dasar mekanisme dalam judi online sebenarnya dilandaskan pada pola lama dengan akses internet sebagai media penghubung. Dengan begitu tak terjadi interaksi secara langsung. Sederhananya, bermain judi online sama saja dengan bermain game biasa namun menggunakan uang sebagai taruhan. Walaupun saat ini beberapa situs ada yang menggelar live dealer atas permainannya.

Para Dewa Judi di Dunia Nyata

Dalam catatan sejarah perjudian, terdapat beberapa orang yang memiliki kemampuan untuk mengakali sistem dan mendapat keuntungan darinya. Mereka inilah yang kerap dijuluki dewa judi. Beberapa bahkan harus berurusan dengan pihak berwajib terkait masalah ini. Toh, kerugian yang diakibatkan perbuatan mereka memang bernilai sangat besar.

Sekalipun para dewa judi ini memenangkan pertaruhannya di judi darat, namun bukan tak mungkin jika nanti akan muncul para dewa judi lain yang akan membobol mekanisme situs judi online terbesar. Bukan tak mungkin akan bermunculan dewa judi lain yang patut diwaspadai. Sebagai gambaran kerugian, berikut para dewa judi terkenal pada jamannya.

  1. Edward Thorp, si jenius ahli matematika dan fisika yang berhasil menemukan rumus permainan judi Blackjack. Dalam sehari ia bisa memenangkan 70.000 USD di Las Vegas. Ia juga membukukan hitungan matematisnya soal judi ini dalam buku Beat Dealer pada 1962 silam.

 

  1. MIT Blackjack Team, grup judi paling terkenal seantero dunia. Berawal dari sekedar hobi saat kuliah di Institut Massachusetts tahun 90-an, tim tersebut membahas pemecahan perhitungan blackjack dengan menerapkan sistem statistik. Beberapa tahun kemudian, tim ini disinyalir meraup uang lebih dari 5 juta dollar.

 

  1. Paul Phua, si ahli poker profesional. Pada 2012 Phua masuk turnamen World Series of Poker 2012 dan memenangkan 1,9 miliar. Ia juga mengalahkan permainan Richard Young dan memboyong 24 miliar. Serta banyak catatan lain yang membuatnya dianggap berbahaya hingga diburu FBI.

Orang-orang dalam daftar di atas memiliki kemampuan luar biasa untuk memecahkan penghitungan judi dengan berbagai pendekatan, sehingga dianggap berbahaya bagi pebisnis perjudian. Dengan mempertimbangkan berbagai aspek, tak mustahil jika nantinya hadir Phua-Phua lain yang akan mengancam kedigdayaan situs judi online terbesar yang saat ini tengah berjaya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *